image1 image2 image3

Hai I'm Samad Dadrana|Selamat Datang di Blog Saya|I LOVE TO DO CREATIVE THINGS|I'M PROFESSIONAL WEB DEVELOPER

Tips mengatasi orang yang dingin/jutek

Dingin bisa juga dianggap tebal muka, tidak mesra, tidak emosional, tidak berempati, tidak mau terlibat atau bahkan mungkin tidak sensitif atau brutal.

Orang yang memancarkan dingin sering disebut sebagai "lemari es" itulah mereka.

Mereka cenderung tidak mau terlibat, atau bahkan tidak mau mengambil risiko untuk terlibat dengan orang lain. Jujur saja mereka adalah orang terakhir yang akan kita ajak bicara jika kita memiliki masalah peribadi; mereka mungkin hanya memandang kita dengan tatapan kosong, atau berlari tergesa gesa pada janji yang diingat. Umumnya mereka lebih memilih karier yang berhubungan dengan orang lain, dan mungkin mereka lebih nyaman berhubungan dengan angka atau mesin.

Oleh karena itu, kita khususnya, tidak memasukkan mereka ke dalam tim atau hati kita. Mereka mungkin berguna secara fungsional atau pekerja keras, tetapi mereka jarang dianggap atau tidak diajak bicara secara emosional atau dengan mesra.

Ada banyak penyebab orang menjadi dingin atau jutek misalnya pernah terluka di masa lalu, tidak ingin mengaburkan batas antara pekerjaan dan di luar pekerjaan, takut terlalu terlibat, berhati hati dalam mengindentifikasi masalah.

Tips mengatasi orang yang dingin/jutek

Tips mengatasi orang yang dingin/jutek
Memaksa orang dingin untuk lebih terlibat, atau memberikan pendapat pribadi, mungkin akan menyebabkan frustasi untuk kedua belah pihak. Pribahasa mengatakan jangan ajari babi terbang, maksudnya Anda tidak akan berhasil karena itu pekerjaan yang sangat berat. Mereka mungkin sukar untuk mngetahui apa yang mereka rasakan dengan menggunakan kacamata mereka sendiri, sehingga lebih suka memikirkan situasi daripada ikut terlibat di dalamnya.

Hal ini tidak berarti bahwa mereka tidak memunyai perasaan tapi mereka telah memilih untuk tidak berperasaan. Dan pilihan ini memerlukan banyak energi untuk mempertahankan posisi mereka, hanya di permukaan apa pun telah mereka pilih. Mereka akan menjaga situasi ini apa pun resikonya, karena jika sesuatu hancur lebur dan mereka menjadi berkeping keping karena ketidakmampuan menahan perasaan, orang orang ini sering takut mereka tidak dapat kembai pulih.

Singkatnya, berbicaralah dengan bahasa mereka. Mereka telah memperlihatkan dengan jelas bagaimana mereka berkomunikasi, jadi lakukanlah apa yang mereka lakukan.

Jika Anda menginginkan pendapat mereka, mintalah analisis mereka. Jika Anda ingin tahu perasaan mereka tentang sesuatu, tanyakanlah tentang pro dan kontra. Jika Anda ingin mereka terlibat, mintalah kesediaan mereka ketika masukan mereka diperlukan.

Semoga bermanfaat...

Share this:

CONVERSATION

2 komentar:

  1. terima kasih sudah berbagi ilmu yang memang sedang saya cari-cari selama ini. senang bisa menemukan tulisan anda.

    BalasHapus
  2. Thanks for sharing here
    I am very happy to read your review
    I hope you give a useful topic for everyone.

    BalasHapus