image1 image2 image3

Hai I'm Samad Dadrana|Selamat Datang di Blog Saya|I LOVE TO DO CREATIVE THINGS|I'M PROFESSIONAL WEB DEVELOPER

Apa sih itu Radikalisme? Yuk Cerdas ber Internet

Radikalisme menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) dapat diartikan sebagai paham atau aliran yang radikal dalam politik; paham atau aliran yang menginginkan perubahan atau pembaharuan sosial dan politik dengan cara kekerasan atau drastis; sikap ekstrem dalam aliran politik.

Radikalisme dalam wujudnya di lapangan khususnya bagi wilayah NKRI telah memberikan dampak yang cukup berpotensi dalam memengaruhi kedamaian dan ketentraman masyarakat. Mengapa demikian?, sesuai dengan pengertiannya bahwa radikalisme ialah paham yang menginginkan perubahan atau pembaharuan sosial dan politik dengan cara kekerasan.

Kerap kali dalam praktiknya, radikalisme merasuki segenap pribadi pemuda maupun masyarakat pada umumnya untuk menciptakan sebuah propaganda dalam masyarakat yang dapat mengancam keamanan dan ketertiban di dalam masyarakat. "Merasuki" yang dimaksud ialah membentuk pola pikir masyarakat melalui media dengan bahan bahan yang sifatnya memberikan doktrin terhadap suatu kelompok maupun negara.

Radikalisme memiliki ciri dalam tulisannya dengan merangsang pembacanya dengan opini opini atau pun fakta yang dibelokkan ke arah yang menyimpang seperti ketidakberdayaan pemerintah dalam mengurus sebuah negara, menanamkan kebencian dengan merangkum sejumlah korban dari peristiwa teror atau pun kecelakaan yang kemudian di framing dan memfitnah atupun menyalahkan instansi tertentu.

Pada akhirnya berdampak pada masyarakat awam yang setiap saat dicekoki dengan artike artikel radikalisme tanpa mereka ketahui. Rasa kebencian yang berlarut larut ini kemudian dianggap sebagai peluang oleh orang orang radikal untuk masuk mematok dan memastikan bahwa pondasi paham radikalisme mereka telah betul betul terbangun dalam jiwa masyarakat.

Untuk pemahaman lebih lanjut berikut contoh dari beberapa tindak radikalisme yang sadar atau tidak sadar pernah mengancam negara kita:



















Pada gambar di atas kita dapat melihat bahwa betapa pesan kebencian terhadap seorang pejabat daerah akan kebijakannya melarang melakukan buka puasa bersama dan halal bi halal di kota Solo dengan memberikan statment statment yang merangsang para pembaca untuk membenci lalu kemudian menghujat atas aksi tersebut.

Namun setelah berita tersebut ditelusuri dari web terpercaya dari tribun jogja ternyata benar bahwa ada larangan namun berita tentang menggunakan anggaran daerah tidak dicantumkan. Dapat kita lihat betapa bahayanya jika kita semata mata percaya dengan artikel yang sifatnya radikal kemudian membantu menyebarkan sehingga berita radikal ini merasuki pikiran masyarakat lainnya.

Contoh kecil lainnya ialah sebuah postingan bohong di social media yang menyebarkan ketakutan kepada masyarakat sehingga menyebabkan kerugian terhadap pendapatan suatu daerah :



Contoh kasus di atas hanya sebagian kecil dari berbagai banyak tindak serangan radikalisme melalui media. Sebagai seorang yang peduli dan memiliki sikap nasionalisme, mari! jangan mau dipermainkan ataupun dibodohi! Lawan dengan salah satu cara yang dapat kita lakukan sebagai masyarakat adalah dengan menerepak konsep cerdas dalam berinternet.

Seperti apa yang dimaksud dengan cerdas beinternet?

Berita atau pun artikel radikalisme yang sampai ke tangan kita entah itu lewat gadget atau pun dekstop jika tidak ditelusuri kebenarannya kita dapat terpancing untuk membantu menyebarluaskannya. Mudah mudahan hal tersebut tidak terjadi, berikut beberapa hal yang dapat kita lakukan dalam konteks cerdas dalam berinternet antara lain :

1. Jangan mudah percaya dengan tulisan yang ada di dunia maya, apalagi dengan menyebarluaskannya dengan membagikannya ke orang lain.

2.Periksa kredibilitas yang mengirim artikel atau berita tersebut, tidak selamanya sumber yang selama ini Anda percayai memberitakan hal yang benar.

3. Bandingkan tulisan atau berita yang sama dengan sumber lain yang berbeda, 3 atau 4 sumber. Pastikan bahwa antara beberapa sumber tersebut tidak melakukan copas

4. Jika masih ragu akan kebenaran berita tersebut, tanyakan ke orang terdekat yang dipercaya mampu membedakan mana berita yang benar dan berita bohong, atau mudahnya tanyakan langsung pada instansi terkait.

Sekian postingan saya kali ini semoga bermanfaat dan mari cerdas dalam beinternet.

Share this:

CONVERSATION

0 komentar:

Poskan Komentar